🔐 Admin Login

Masukkan password admin untuk mengakses panel kontrol.

❌ Password salah. Coba lagi.

🗝️ Kunci Jawaban – Admin View

Departemen Teknik Elektro dan Komputer
LABORATORIUM JARINGAN KOMPUTER
CBL-1: Data Encryption Standard (DES)

Lembar Kerja Interaktif Keamanan Informasi (STIK3051)
Designed by: yuliar@usk.ac.id & arya.putra@usk.ac.id
🛡️ Admin
Auto-Grader
🎯 Progress Pengerjaan
0 / 10 Selesai 💾 Tersimpan
Peta Alur DES
Makro DES
Mikro DES (1 Ronde)

Identitas Kelompok

1

Konversi Plaintext & Kunci (ASCII) → Hexadesimal & Biner

🔒

1. Kelompok Anda diberikan informasi (plaintext) yang terdiri dari 8 karakter ASCII.
2. Plaintext Kelompok anda tersebut akan dienkrip menggunakan algoritma DES. Untuk mengenkrip plaintext tersebut, Kelompok Anda diberikan kunci (key) rahasia yang terdiri dari 8 karakter ASCII.

Petunjuk: Masukkan Plaintext (8 karakter ASCII) dan Kunci (8 karakter ASCII). Algoritma enkripsi DES akan menggunakan nilai ini sebagai dasar penghitungan. Kemudian isi kolom Hexadesimal dan Biner di bawah berdasarkan perhitungan manual Anda.
Input Nilai Awal
8 karakter ASCII
8 karakter ASCII
🕒 --/--/---- --:--:--
2

Initial Permutation (IP)

🔒

3. Lakukan proses enkripsi plaintext kelompok anda menggunakan algoritma DES dengan menggunakan table permutasi, subsitusi, XOR dan lain-lain yang telah disediakan dibawah untuk mendapatkan ciphertext kelompok anda.
Gunakan tabel Initial Permutation (IP) untuk mempermutasi 64-bit Plaintext Anda.
Tbel Initial Permutation (IP) dapat anda lihat pada slide kuliah.



BIT
OUTPUT
BAGIAN
IP:
3

Pembagian L₀ dan R₀

🔒

Bagi hasil Initial Permutation menjadi dua bagian. Hasil split 32-bit sebelah kiri menjadi L₀, dan hasil split 32-bit sebelah kanan menjadi R₀.

Hasil IP 64-bit dibagi dua: L₀ = 32 bit pertama, R₀ = 32 bit terakhir. Isi kolom berikut sesuai pembagian yang Anda hitung.
Biner:
Biner:
4

Expansion Permutation (E)

🔒

Gunakan tabel Expansion Permutation (E) untuk mengekspansi 32-bit R₀ menjadi 48-bit.
Tabel Expansion Permutation (E) dapat anda lihat pada slide kuliah.

Biner:
5

Key Schedule – PC-1 → Shift → PC-2 (Round Key K₁)

🔒

Lakukan proses Key Schedule untuk Ronde 1.
- Susun dahulu Input Key 56-bit (drop parity bit, kelipatan 8 dilewati).
- Lakukan Permuted Choice One (PC-1) pada Input Key.
- Lakukan Left shift(s) 28 bit sebelah kiri (1-bit ke kiri) dan 28 bit sebelah kanan (1-bit ke kiri).
- Lakukan penggabungan hasil Left shift 28 bit kiri dan kanan, lalu aplikasikan Permuted Choice Two (PC-2) untuk mendapatkan Kunci Ronde-1 (K₁).

Ini adalah representasi 56-bit dari kunci 64-bit awal — bit paritas (kelipatan 8: bit ke-8, 16, 24, ..., 64) dilewati/tidak disertakan. Nomor di atas kotak mengikuti posisi bit aslinya (melompati kelipatan 8).
Input Key (56 bit)
Biner:

Tabel PC-1 dapat anda lihat pada slide kuliah. Gunakan tabel PC-1 untuk melakukan permutasi pada Input Key 56-bit
Hasil PC-1 (56 bit)
Biner:

Pisahkan hasil PC-1 56-bit menjadi dua bagian sama besar: C₀ (28 bit pertama) dan D₀ (28 bit terakhir).
Pemisahan C₀ (28 bit pertama)
Biner:
Pemisahan D₀ (28 bit terakhir)
Biner:

Geser C₀ dan D₀ masing-masing 1-BIT ke kiri (circular). Hasilnya adalah C₁ dan D₁.
C₁ (28 bit)
Biner:
D₁ (28 bit)
Biner:

Lakukan penggabungan hasil Left shift 28 bit C₁ (kiri) dan 28 bit D₁ (kanan) menjadi 56 bit. Nomor urut 1–56 di atas kotak ini menjadi referensi masukan untuk tabel PC-2.
Hasil Penggabungan C₁ dan D₁ (56 bit)
Biner:

Inputkan hasil penggabungan C1 dan D1 (56-bit) pada Tabel PC-2. Tabel PC-2 dapat anda lihat pada slide kuliah.
Biner:
6

XOR: E(R₀) ⊕ K₁ = 48-bit

🔒

Lakukan operasi XOR antara hasil Expansion Permutation E(R₀) dengan Kunci Ronde-1 (K₁).

XOR-kan setiap bit E(R₀) dengan bit K₁ yang bersesuaian (posisi demi posisi). Hasil XOR adalah 48 bit yang akan menjadi input S-Box.
7

Substitusi S-Box (S1 – S8) → 32-bit

🔒

Inputkan hasil XOR bagian 6 pada Tabel S-BOX. Tabel S-BOX dapat anda lihat pada slide kuliah.
Tentukan Indek baris dan Indek kolom untuk mendapatkan 4-bit Output dari masing-masing S1 hingga S8. Kemudian gabungkan untuk mendapatkan total 32-bit output Boks Subsitusi Ronde-1.

Bagi 48-bit hasil XOR menjadi 8 kelompok 6-bit. Untuk tiap kelompok (S1 s/d S8):
Input 6-bit: Isikan 6 bit biner.
Index Baris: Isikan biner (bit ke-1 & ke-6) di kolom kiri dan nilai Desimalnya (0–3) di kolom kanan.
Index Kolom: Isikan biner (bit ke-2 s/d ke-5) di kolom kiri dan nilai Desimalnya (0–15) di kolom kanan.
Output S-Box: Cari nilai S-Box, isikan 4-bit Biner di kolom kiri dan nilai Desimalnya (0–15) di kolom kanan.
Gabungkan seluruh output 4-bit dari S1–S8 menjadi 32-bit.
Biner:
8

Permutasi P-Box – 32-bit

🔒

Gunakan tabel Permutation Function (P) untuk mempermutasi 32-bit hasil output dari S-Box.

Inputkan 32-bit hasil S-BOX pada Tabel Permutation Function (P). Tabel Permutation Function (P) dapat anda lihat pada slide kuliah.
Biner:
9

XOR Akhir: P ⊕ L₀ = R₁ (Ciphertext Ronde 1)

🔒

Lakukan XOR 32-bit hasil Permutation Function (P) dengan hasil split 32-bit sebelah kiri (L₀ pada langkah awal). Kemudian gabungkan 32-bit bagian sebelah kanan (R₀) dengan 32-bit hasil XOR untuk mendapatkan ciphertext Ronde-1 Kelompok Anda.

XOR-kan hasil Permutation Function (P) dengan L₀ untuk mendapatkan R₁.
L₁ = R₀ (tidak berubah). Bersama R₁, inilah output Ronde 1 DES (64-bit).
Biner:
Gabungkan 32-bit L₁ (kiri, bit 1–32) dan 32-bit R₁ (kanan, bit 33–64) untuk mendapatkan 64-bit Ciphertext Ronde 1.
Biner:
10

Otomatisasi Ronde 2 – 16 (Looping Feistel Function)

🔒

Ronde 1 sudah Anda kerjakan secara manual pada Bagian 4-9. Untuk Ronde 2 sampai Ronde 16, sistem akan melanjutkan proses yang sama persis secara otomatis di background: Key Schedule (Left Shift + PC-2) → Expansion (E) → XOR dengan Kunci Ronde ke-n → Substitusi S-Box → Permutasi P-Box → XOR dengan L ronde sebelumnya — diulang untuk setiap ronde, mengikuti algoritma DES standar (16 ronde).

Bagian ini dihitung otomatis oleh sistem berdasarkan jawaban Ronde 1 Anda pada Bagian 1-9 — tidak perlu diisi manual. Hasil akhir L₁₆ dan R₁₆ (masing-masing 32-bit) ditampilkan di bawah ini (readonly).
Ronde Kunci (Key) Ciphertext
11

32-bit Swap, Inverse Initial Permutation (IP⁻¹) & Ciphertext Akhir

🔒

Lakukan penggabungan terbalik (32-bit Swap): gabungkan R₁₆ di kiri dan L₁₆ di kanan menjadi 64-bit. Kemudian inputkan pada Tabel Inverse Initial Permutation (IP⁻¹) . Tabel Inverse Initial Permutation (IP⁻¹) dapat anda lihat pada slide kuliah.

Biner:
Biner:
HEXA:

🎉 Selamat! Semua Tahapan Enkripsi Algoritma DES telah Selesai dengan Benar!

📄 Plaintext
HEXADECIMAL
----
ASCII
----
🔑 Kunci (Key)
HEXADECIMAL
----
ASCII
----
🔒 Ciphertext Akhir DES
HEXADECIMAL
----
ASCII
----

Buatkan analisis berdasarkan penerapan input plaintext dan kunci pada proses enkripsi untuk menghasilkan ciphertext pada algoritma DES diatas:

Kelompok anda telah berhasil melakukan enkrip menggunakan algoritma DES. Pastikan bagian analisis sudah diisi sebelum mengunduh dan mengumpulkan laporan CBL-1.

Membuat PDF & Mengirim ke Server...

🛡️ Admin Panel